Sabtu, 18 April 2015

RENCANA WIRAUSAHA
PERIKANAN
KERIPIK LEPAS (LELE PEDAS)

DI SUSUN  OLEH :
NAMA                 : FURKAN
NIM                      : 125080501111015
KELAS                  : BO4




BUDIDAYA PERAIRAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2014

KERIPIK LEPAS (LELE PEDAS)

       Dalam rencana usaha ini dalam dua kali produksi. Produksi awal yakni pada akhir bulan januari sebanyak 100 bungkus, dengan jumlah bibit sesuai dengan planing usaha yang akan di lakukan dalam usaha ini. Sasaran pemasaran kita yaitu  selain lewat online juga kita titipkan di koperasi maupun kantin kampus area malang. Dan untuk produksi  tentunya akan mengalami beberapa kendala terkait bahan baku yakni bibit lele yang mahal dan size 6-8 sangat sulit didapatkan. Oleh karena itu pada rencana produksi yang kedua ketika produksi pertama sudah jalan,target untuk  memproduksi 60 bungkus. Itupun dengan catatan kita memaksakan untuk melakukan sebuah inovasi pada produk yakni dengan menambah tebal tepung karena baby fish lele yang kita gunakan terlalu kecil. Faktor experimen dengan cara inovasi produk tersebutlah yang mungkin menjadi penyebab menurunnya pasar kita. Experimen inovasi untuk mengatasi masalah mahalnya baby fish sampai saat ini sulit untuk kita pecahkan.
Dalam proses produksi tentunya kita harus memiliki kemampuan dalam memulai usaha tersebut, yang merupakan fokus dalam diversifikasi produk perikanan. Pada proses pembuatan keripik lepas (Lele Pedas) saya merencanakan ada 2 proses utama, yaitu proses peracikan bumbu pedas dan juga proses mix bahan dengan lele. bumbu yang menghasilkan rasa pedas & tidak amis ketika bumbu tersebut di mix dengan baby fish lele. Proses ini tentu untuk menghindari atau meminimalisir  ketidaksukaan masyarakat akan ikan yang disebabkan bau amis dari ikan tersebut. Dalam peningkatan SDM untuk memenuhi target penjualan dan proses administrasi  saya merencanakan membutuhkan 2 orang karyawan, 1 diantaranya hanya fokus di proses produksi dan satunya akan membantu secara keseluruhan pemasaran dan pembuatan
Kendala dalam menjalankan sebuah usaha merupakan sebuah hal yang wajar, tinggal kita yang menjadi problem solving.kemungkinan kendala pada tidak stabilnya harga cabe dan bibit lele , selain itu cara meyakinkan konsumen juga bisa dikatakan sebagai kendala karena kita masih pemain baru dalam usaha ini sehingga nantinya bisa mempermudah  dalam aspek pemasarannya. Untuk fluktuatifnya harga bibit lele bisa dikatakan menjadi permasalahan yang fundamental bagi berlangsugnya usaha ini, karena bisa berkembangnya suatu usaha sangat tergantung pada bahan baku  yang merupakan faktor fundamental.
Solusi dan Tindak Lanjut yang dapat di lakukan
       Untuk menyelesaikan masalah tersebut, kami akan menawarkan sebuah solusi cerdas dalam hal tersebut. Yaitu  dengan cara pergantian bahan baku baby fish dengan lele konsumtif. Tentu untuk solusi yang ini kita harus melakukan banyak pendekatan khususnya dengan para ahli diversifikasi produk perikanan. Untuk kendala pemasaran nantinya, kami terus membuka komunikasi dengan kantin-kantin atau warung-warung  area malang dan meyakinkan nikmatnya kripik LEPAS.
       Targetan usaha ini untuk  ke depanya adalah meningkatkan harga pasar, keuangan, dan SDM. Dalam pemasaran kami akan menciptakan produk dengan kualitas bagus menjaga kepercayaan konsumen dengan cara profesionalisme tim wirausaha, dan  Terkait keuangan, kami akan mengatur secara tepat alur kas masuk dan keluar agar mudah memahaminya. Sedangkan untuk SDM, kami akan melakukan perekrutan pekerja yang memiliki etos kerja yang tinggi sehingga tujuan usaha ini dapat tercapai. Selain itu kita juga akan membangun sebuah komunikasi yang baik dengan pembudidaya lele, hal ini sangat berguna untuk keberlangsungan bahan baku  produk kita.









APA YANG DI LIHAT KONSUMEN DALAM MEMBELI BARANG


 furkanbrawiaya@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar